Pages

Showing posts with label MTK dan IAD. Show all posts
Showing posts with label MTK dan IAD. Show all posts

Wednesday, June 4, 2014

Hubungan Ekologi dan Psikologi




1. Pengertian Ekologi
Ekologi berasal dari kata Yunani, yaitu oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Jadi, bisa disimpulkan bahwa pengertian ekologi secara sederhana adalah ilmu yang mempelajari mahluk hidup di dalam rumahnya, atau bisa juga dikatakan bahwa ekologi adalah ilmu mengenai rumah tangga mahluk hidup.

Menurut para ahli, ekologi adalah:
Ernst Haeckel, dalam Ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

·         Odum (1971), Ekologi adalah kajian terstruktur dan fungsi alam, tentang struktur dan interaksi antara sesama organisme dengan lingkungannya.

·         Odum (1975), Ekologi adalah kajian tentang rumah tangga bumi termasuk flora, fauna, mikroorganisme, dan manusia yang hidup bersama dan saling bergantung satu sama lain.

·         Miller (1975), Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya.

·         Otto Soemarwoto, Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu,air, kelembaban, cahaya, dan topografi. Sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.


2. Pengertian Psikologi
Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani, Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logosPsyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.

Pengertian psikologi menurut para ahli:
·       
           Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat  secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.

·      Plato dan Aritoteles, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
·    Wilhem Wundt, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul pada diri manusia, seperti perasaan panca indra, pikiran, feeling, dan kehendak.
·   
      Rene Descartes, Psikologi adalah Ilmu pengetahuan mengenai gejala pemikiran atau gejala kesadaran manusia, terlepas dari badannya.
·         
     Jhon Locke, Psikologi adalah semua pengetahuan, tanggapan, dan perasaan jiwa manusia diperoleh karena pengalaman melalui alat-alat indranya.
·     
        Secara umum dari beberapa definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.


3. Hubungan Ekologi dan Psikologi
Ekologi mempunyai hubungan dengan ilmu psikologi terutama psikologi lingkungan. Psikologi lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia bedasarkan pengaruh lingkungannya, baik lingkungan sosial, dan lingkungan alam. Jadi, hubungan antara ilmu ekologi dengan ilmu psikologi lingkungan sudah cukup jelas, yaitu psikologi lingkungan mempelajari perilaku manusia berdasarkan lingkungannya. Sebagai contoh ketika terjadi tanah longsor yang merusak ekosistem, tentu saja ada perubahan perilaku manusia atau yang menjadi korban, bisa saja terjadi trauma akibat tanah longsor yang terjadi.






Sunday, June 1, 2014

Dampak Positif dan Negatif IPTEK Dalam Kehidupan Manusia


           
IPTEK adalah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim tersebut mempunyai arti masing-masing, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.

Ilmu pengetahuan mempunyai teori-teori atau rumus-rumus yang tetap, dan teknologi merupakan praktek atau ilmu terapan dari teori-teori yang berasal dari ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai saling mempunyai hubungan. Jika tidak ada ilmu pengetahuan, teknologi tidak akan ada.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknology atau IPTEK Telah berkembang pesat dan melaju terus kedepan. Tujuan utama perkembangan IPTEK adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan IPTEK, telah memberikan perubahan signifikan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, terutama teknologi informasi seperti internet sangat menunjang setiap orang mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat.

Peran masyarakat sangat besar dalam berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Disamping banyak memberikan pengaruh serta manfaat yang bersifat positif, perkembangan IPTEK juga banyak memberikan pengaruh yang bersifat negatif dalam perkembangannya. Berikut beberapa dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di berbagai bidang :

1. Bidang Informasi dan Komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat dan dapat kita rasakan dampak positifnya, antara lain:
a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya melalui handphone.
c. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah.
            
Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi juga dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif, seperti:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.
b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu.
c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam, seperti tes psikologi.
d. Kecemasan teknologi, seperti kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam computer, dan lain-lan.

2. Bidang Pendidikan
Peran penting IPTEK dalam bidang pendidikan, sebagai berikut:
a. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
     Dampak dari hal ini adalah guru bukan satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b Pemenuhan  kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat, seperti penggandaan soal ujian dengan adanya mesin foto copy untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.
c . Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.
   Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
d.  Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemanfaatan teknologi.
    Setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi mudah untuk dikerjakan dengan menggunakan media teknologi seperti, komputer yang dapat mengolah data dengan memanfaatkan berbagai program.

Disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:
a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam.
   Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
b. Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal.
Dengan kemajuan di badang pendidikan kita mencetak generasi yang berepengetahuan tinggi, tetapi mempunyai moral yang rendah.
c. Siswa menjadi malas belajar karena banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk menggunakan jejaring sosial seperti facebook, twitter dan lain-lain.

3. Bidang Ekonomi dan Industri
Dalam bidang ekonomi, teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi tersebut dapat kita rasakan manfaat positifnya, antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
b. Terjadinya industrialisasi.
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
d. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
e. Kemajauan ekonomi mampu menghasilkan produk kedokteran menjadi komoditi.

Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain;
a. Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
b. Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental "instant".

4. Bidang Politik
Dampak positif dari teknologi pada bidang politik adalah:
a. Timbulnya kelas menengah baru yang akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
b. Proses regenerasi kepemimpinan yang akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan sehingga kebebasan dan persamaan semakin kental.
c. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme sehingga melahirkan kekuatan ekonomi baru.

5. Bidang Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat dampak positifnya terhadap perkembangan bidang social dan budaya, yaitu:
a. Perbedaan kepribadian pria dan wanita.
b. Meningkatnya rasa percaya diri dan ketahanan diri  sebagai suatu  bangsa  akan  semakin  kokoh sehingga bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.

Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatif pada aspek sosial dan budaya, seperti:
a. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
b. Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong, yang telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial.
c. Pola interaksi antar manusia yang berubah dengan bantuan gadget, yang membuat orang-orang menjadi sibuk dengan dunianya sendiri.




Friday, April 18, 2014

Hubungan Antara Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi


HUBUNGAN PSIKOLOGI DENGAN MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah
“Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (Softskill)”
Dosen Pengampu:
Sidik Lestiyono





Disusun Oleh:
Novia Triani Gusman    16513541
Kelas  1PA08

Jurusan Psikologi
Fakultas Psikologi

Depok
2013/2014






KATA PENGANTAR

            Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan segala rahmatnya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah “Hubungan Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi” untuk memenuhi tugas individu mata kuliah Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar.
        Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua, teman-teman, serta pihak-pihak yang telah memberikan semangat dan bantuan dalam penyelesaian makalah ini.           
            Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Untuk itu setiap pihak diharapkan dapat memberikan masukan berupa kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Sekiranya materi yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis maupun pembaca.


                                                                                                            Depok, 18 April 2014
                                                                                                                       

                                                                                                                        Penulis







BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
          Ilmu pengetahuan dari waktu ke waktu semakin berkembang, ilmu pengetahuan yang kita pelajari juga pasti akan terkait satu sama lain. Dalam kasus ini adalah ilmu matematika dan ilmu alamiah dasar yang berubungan dengan ilmu psikologi.
              Hubungan psikologi dengan matematika sangat erat kaitannya, contohnya dalam bidang ilmu statistika. Ilmu psikologi membutuhkan penghitungan matematika dasar dalam bidang statistika yang sangat dibutuhkan dalam ilmu psikologi. Sedangkan hubungan psikologi dengan ilmu alamiah dasar contohnya dalam ilmu antropologi. dalam ilmu ini kita mempelajari perilaku manusia dari peradaban yang berbeda-beda dari suku-suku yang banyak di Indonesia.
       Hubungan antara matematika dan psikologi sangat erat pada modern ini. Karena itulah evolusi matematika dapat dipandang sebagai sederetan abtraksi yang selalu bertambah banyak atau perkataan lainnya perluasan pokok masalah. Menghitung hasil dari Tes IQ juga bisa menggunakan teori statistika untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pola fikir dengan cara menghitung distribusi frekuensi kelompok dengan ukuran tendensi sentral dan letak nilai, dan yang patut kita tahu bahwa matematika membentuk pola berpikir kritis, kreatif, inovatis dan mandiri serta mampu menyelesaikan masalah secara tepat dan dapat ditanggung jawabkan.

1.2 Rumusan Masalah
1.    Apakah yang di maksud dengan matematika ?
2.    Apakah yang dimaksud dengan psikologi?
3.    Apa yang di maksud dengan ilmu alamiah dasar?
4.    Bagaimana hubungan ilmu matematika dengan ilmu psikologi?
5.    Bagaimana hubungan ilmu ilmiah dasar dengan ilmu psikologi ?


1.3 Tujuan Penulisan
1.    Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan matematika.
2.    Untuk mengatahui apa pengertian dari psikologi.
3.    Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan ilmu alamiah dasar.
4.    Untuk mengetahui bagaimana hubungan antara ilmu matematika dengan ilmu psikologi.
5.    Untuk mengetahui bagaimana hubungan antara ilmu alamiah dasar dengan ilmu psikologi.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Matematika
            Matematika dari bahasaYunani μαθηματικά – mathēmatiká adalah studi besaran, ruang, angka dan perubahan. Secara etimologi, pengertian matematika berasal dari bahasa latin manthanein atau mathemata yang berarti "belajar atau hal yang dipelajari" (things that are learned). Dalam bahasa Belanda disebut wiskunde atau ilmu pasti, yang kesemuanya berkaitan dengan penalaran. Matematika adalah ilmu yang tidak jauh dari realitas kehidupan manusia. Dibawah ini adalah definisi matematika menurut para ahli.
Berikut ini adalah pengertian matematika yang disampaikan oleh para ahli:
  • Pengertian matematika menurut Riedesel: Matematika adalah kumpulan kebenaran dan aturan, matematika bukanlah sekedar berhitung. Matematika merupakan sebuah bahasa, kegiatan pembangkitan masalah dan pemecahan masalah, kegiatan menemukan dan mempelajari pola serta hubungan.
  • Pengertian matematika menurut Prof. Dr. Andi Hakim Nasution: Matematika adalah ilmu struktur, urutan (order), dan hubungan yang meliputi dasar-dasar perhitungan, pengukuran, dan penggambaran bentuk objek.
  • Pengertian matematika menurut Susilo: Matematika bukanlah sekedar kumpulan angka, simbol, dan rumus yang tidak ada kaitannya dengan dunia nyata. Justru sebaliknya, matematika tumbuh dan berakar dari dunia nyata.
  • Pengertian matematika menurut Yansen Marpaung: Matematika adalah ilmu yang dalam perkembangannya penggunaanya menganut metode deduksi.
  • Pengertian matematika menurut Suwarsono: Matematika adalah ilmu yang memiliki sifat khas yaitu; objek bersifat abstrak, menggunakan lambang-lambang yang tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan proses berpikir yang dibatasi oleh aturan-aturan yang ketat.

2.2 Pengertian Psikologi Menurut Beberapa Ahli
                Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani “Psychology” yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logosPsyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi diartikan sebagai ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.
Ada banyak ahli yang mengemukakan pendapat tentang pengertian psikologi, diantaranya:
1.  Pengertian Psikologi menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat  secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.
2. Pengertian Psikologi menurut Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
3. Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebagainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
4. Dari beberapa definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.
Dapat diketahui bahwa pengertian psikologi merupakan ilmu tentang tingkah laku. Pada hakekatnya tingkah laku manusia itu sangat luas, semua yang dialami dan dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Semenjak bangun tidur sampai tidur kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu psikologi sangat luas. Karena luasnya objek yang dipelajari psikologi, maka dalam perkembangannya ilmu psikologi dikelompokkan dalam beberapa bidang, yaitu :
1. Psikologi Perkembangan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupannya.
2. Psikologi Pendidikan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan.
3. Psikologi Sosial, ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat sekitarnya.
4. Psikologi Industri, ilmu yang mempelajari tingkah laku yang muncul dalam dunia industri dan organisasi.
5. Psikologi Klinis, ilmu  yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, dilihat dari aspek psikisnya


2.3 Definisi Ilmu Alamiah Dasar
        Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia. Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk. Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman, Inggris, dan Amerika). Yang mana istilah ini masuk ke Indonesia pada zaman yang berbeda-beda. Ilmu alamiah dapat dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit.
            Dalam arti luas ilmu mencakup semua pengetahuan Ilmu Alamiah Dasar adalah merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi dalam manusia. Ilmu alamiah atau biasa disebut dengan ilmu pengetahuan (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta termasuk dimuka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prisip-prinsip dasar yang esensial saja. Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah Dasar meliputi:

1. Manusia
          Manusia adalah mahluk yang lemah di bandingkan mahluk lain, namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan teknologi dan dengan ilmu pengetahuan manusia bisa hidup lebih baik lagi. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna. Patutnya syukurilah nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa karena dengan nikmatnya kita diberikan akal untuk berfikir, membedakan yang baik dan buruk juga dapat memperoleh ilmu pengetahuan. Sifat manusia selalu tidak pernah puas, maka ketersediaan sumber daya yang terbatas tidak bersesuaian dengan keinginan manusia yang tidak terbatas. Manusia pun mempunyai keinginan rasa ingin tahu terhadap rahasia alam, selalu mencoba mencari jawaban dengan pengamatan dan penggunaan pengalaman. Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos.

2.  Mitos
         Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos. Cerita-cerita pada mitos disebut legenda. Kebenaran mitos masih bersifat simpang siur karena tidak ada bukti yang otentik dan disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut (lisan). Mitos dapat diterima karena keterbatasan pengindraan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus di penuhi. Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yaitu kira-kira 700-600 SM. Pengetahuan dan ajaran tentang orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan, atau mitos. Pengetahuan ini disebut pseudo science (sains palsu). Ini adalah ilmu pengetahuan yang masih diragukan kebenarannya .

3. Lahirnya Ilmu Alamiah
            Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman. Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi

4. Keterbatasan Ilmu Alamiah
           Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah. Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk .
  
Pembagian Ilmu Pengetahuan :
  •           Ilmu Pengetahuan Sosial
            Yakni ilmu pengetahuan yang membahas hubungan antara manusia sebagai mahluk sosial. Bagaiman huhubungan antar balik manusia dengan manusia lainnya atau mahluk lain. Yang terbagi atas : Psikologi, Pendidikan, Antropologi, Etnologi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi.
  •           Ilmu Pengetahuan Alam
            Yakni ilmu yang membahas tentang alam semesta, jagat raya dan seluruh isinya. Tentang penciptaan-nya dan teori-teori pengetahuan yang bersifat ilmiah yang terbagi atas: Fisika, Kimia, dan Biologi.
  • Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
            Yakni ilmu yang membahas tentang bumi dan isinya serta antariksa yaitu ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya. Yang terbagi atas: Geologi dan Astronomi.


2.4 Hubungan Psikologi dengan Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
          Hubungan antara matematika dan psikologi tentunya sudah pasti sangat erat, terutama di zaman modern ini. Karena itulah evolusi matematika dapat dipandang sebagai sederetan abtraksi yang selalu bertambah banyak, atau perkataan lainnya perluasan pokok masalah. Menghitung hasil dari Tes IQ juga bisa menggunakan teori statistika untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pola fikir dengan cara menghitung distribusi frekuensi kelompok dengan ukuran tendensi sentral dan letak nilai dan yang patut kita tahu bahwa matematika membentuk pola berpikir kritis, kreatif, inovatis, dan mandiri serta mampu menyelesaikan masalah secara tepat dan dapat ditanggung jawabkan.
            Hubungan Psikologi dengan Ilmu Alamia Dasar yang sangat erat. Contohnya Antropologi dengan Psikologi dalam ilmu ini kita mempelajari perilaku manusia dari peradaban yang berbeda-beda dari suku-suku yang banyak di Indonesia. Lalu Psikologi dengan Sosiologi  membahas tentang masyarakat luas dan interaksinya dalam masyarakat luas.



BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
            Dari penjelasan pada BAB II, hubungan garis besar antara psikologi dengan ilmu alamiah dasar, serta hubungan ilmu psikologi pada cabang-cabang Ilmu Alamiah Dasar, kita dapat memahami kegunaan mempelajari ilmu alamiah dasar pada psikologi. Kesimpulan yang dapat diambil adalah semua ilmu memiliki ikatan tersendiri.


DAFTAR PUSTAKA
Supatmono, Catur. 2002. Matematika Asyik. Jakarta: Grasindo.
http://www.scribd.com/doc/26609148/Ilmu-Alamiah-Dasar, (online), diakses tanggal 18 April 2014.
http://belajarpsikologi.com/pengertian-psikologi, (online), diakses tanggal 18 April 2014.

















Referensi 1

Saturday, March 22, 2014

Setu Keramban

Setu keramban, merupakan sebuah setu yang terletak di lingkungan kampus Universitas Indonesia. Setu keramban mempunyai fungsi yang cukup penting yaitu sebagai tempat penampungan aliran air atau sebagai waduk untuk menampung air hujan, yang sekarang sudah berubah drastis keadaan maupun fungsinya. Hal ini dikarenakan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dan tidak peduli dengan lingkungannya.

Setu yang mempunyai luas awal 7,30 hektar dan kedalaman 7 meter ini berubah menjadi setu yang penuh dengan sampah-sampah limbah rumah tangga ataupun sampah-sampah warga sekitar yang sekiranya datang untuk memancing atau hanya untuk sekedar bersantai memandangi setu keramban. Akibat dari perilaku manusia tersebut pastinya menjadikan berkurangnya fungsi setu untuk menampung air karena banyaknya tumpukan sampah, tanaman enceng gondok maupun pembangunan gubuk-gubuk kecil untuk para pemancing yang menambah kekumuhan setu keramban yang luasnya kini hanya 4,20 hektar dan kedalaman 2 meter saja.


Menurut keterangan warga yang kami temui di lokasi, sampah-sampah limbah rumah tangga itu dihasilkan dari pasar dan rumah-rumah warga di sekitaran Pondok Cina yang membuang sampah limbah rumah tangganya ke selokan lalu berujung di setu keramban. Kami juga melihat sendiri banyaknya sisa - sisa sampah plastik minuman ataupun makanan yang kami temui di sekitar setu keramban.
Pemerintah sudah berusaha mengembalikan fungsi setu untuk menjadi waduk penampung air hujan dengan melakukan kerjasama pembersihan antara Pemda Depok dan Humas kampus Universitas Indonesia. Namun, hal itu belum berhasil untuk mengembalikan fungsi awal setu.








Kuisioner ke beberapa warga yang tinggal di sekitar setu Keramban:
1.    Apakah nama setu ini?
Setu Keramban.

2.    Berapakah luas areal setu Keramban?
Sekitar 7,30 Hektar.

3.    Berapa luas areal setu setelah terjadi kerusakan dan peralihan fungsi lahan?
Sekitar 4,20 Hektar.

4.    Berapa kedalaman awal setu Keramban?
Sekitar 7 Meter.

5.    Berapa kedalaman setu setelah terjadi kerusakan dan peralihan fungsi?
Sekitar 2 Meter.

6.    Apakah fungsi awal dari setu Keramban?
Sebagai waduk penampung air hujan.

7.    Apasaja bentuk peralihan fungsi dari setu Keramban?
Setu Keramban sudah beralih fungsi menjadi limbah sampah rumah tangga, tempat memancing, dan juga sudah dibangun gubuk-gubuk kecil di bantaran setu.

8.    Apa saja kebijakan dari pemerintah terhadap peralihan fungsi setu Keramban?
Kebijakan dari pemerintah yaitu dengan melakukan kerjasama pembersihan antara Pemda Depok dan Humas kampus Universitas Indonesia untuk membersihkan setu Keramban.




By : Novia Triani Gusman

Anggota Kelompok:
   Adithya Galih. P       (10513212)
Alika putri. AR         (10513701)
Farhan Vida.T          (13513244)
Firda Shara Amalia  (13513494) 
 Mita Afiatin               (15513515)
Novia Triani Gusman (16513541)
Nauval Darmanto      (16513366)
Ulfatus Saniyyah        (19513042)
 Poppy Sopianti          (16513871)